Meskipun Bukan Muslim Tapi Ahok Memiliki Hati Yang Islami

Meskipun Bukan Muslim Tapi Ahok Memiliki Hati Yang Islami – Sejak diusung menjadi calon Wakil Gubernur berpasangan dengan Jokowi, sudah ada pertentangan yang dilontarkan orang lain pada dirinya. Alasannya tak lain tak bukan adalah SARA. Ahok itu Cina, Ahok itu Kristen dan lainnya. Ketika Jokowi diangkat menjadi Presiden RI, jabatan Gubernur DKI otomatis diduduki oleh Pak Ahok.

Lagi-lagi penolakan terjadi, apalagi penolakan dari FPI yang terang-terangan mengatakan haram memilih Ahok yang notabene kafir menjadi Gubernur. Bahkan saking stresnya, malah mengusung Gubernur tandingan yang admin sendiri sudah tidak ingat namanya. Tapi kenyataannya? Baru beberapa bulan saja sudah lenyap entah ke mana. Bagaimana mau jadi Gubernur Beneran?

Isu SARA lah yang paling kencang berhembus kala Ahok terjun ke dunia politik, apalagi prestasinya yang sangat luar biasa dan etos kerja serba cepat dan solutif membuat banyak pihak keteteran. Mereka tahu, dari segi prestasi, Ahok tidak tertandingi oleh kepala daerah mana pun.

Hanya Jokowi yang bisa mengimbangi. Kalau yang lain sudah tidak bisa mengandalkan prestasi karena pasti ditebas oleh prestasi Ahok, maka isu SARA yang turun tangan. Seperti pepatah cinta ditolak dukun bertindak, maka dalam politik pepatah baru pun muncul. Prestasi tak ada, SARA pun bertindak. Inilah yang seringkali, bahkan sangat sering digunakan pihak lawan untuk menjatuhkan Ahok. Ahok Cina, Ahok Kafir, Ahok Kristen, bukan muslim.

Yup, benar sekali Ahok memang seorang etnis Cina. Ahok memang bukan muslim. Kenapa rupanya? Apa masalahnya ? Apakah karena dia bukan muslim lantas kelakuan dan hatinya jahat? Kalau mau membuka mata sekaligus hati, maka kita akan melihat bahwa Ahok jauh lebih Islami dari beberapa orang yang mengaku Islam tapi kelakukan dan akhlaknya jauh dari ajaran Islam itu sendiri. Mari kita lihat apa saja yang sudah dikerjakan Ahok.

Seorang Ulama yang bernama Guz Sholeh MZ pernah menceritakan bagaimana kepedulian Ahok pada umat muslim saat dirinya terpilih menjadi Bupati Belitung. Ia mendirikan sebuah pesantren seluas 20 hektar di Belitung Timur.

Janji Ahok untuk bangun pesantren benar-benar dipenuhi. Guz Sholeh juga sangat mengakui bahwa Ahok orangnya sangat lurus. Ini dibuktikan saat beliau membawa tiga orang pengusaha dari Jakarta untuk meminta proyek di Belitung Timur pada Ahok. Permintaan tersebut ditolak. Tiga pengusaha tersebut meminta tolong pada Guz Shaleh karena tahu ia dekat dengan Ahok.

Ini membuatnya salut dengan Ahok yang kemudian mengimbau pada pendukung Ahok untuk tidak sekali pun berharap minta proyek pada Ahok karena dia orangnya lurus. Sudah jelas? Apakah ini bisa ditiru pejabat lain?

Hmmm, maunya sih optimis saja seperti yang dikatakan para banyak motivator, tapi melihat kenyataan di lapangan, sepertinya lebih mudah pesimis. Hanya sedikit orang yang seperti Ahok saat ini. Kasus terbaru adalah dana Asian Games saja bisa diembat padahal itu digunkan untuk acara berkelas internasional. Itu pun dananya disunat sana-sini.

Bukti lainnya. Lihat masjid Fatahillah di balai kota. Ini dikatakan oleh Jokowi sendiri di mana sejak ia menjabat sebagai Gubernur DKI tidak pernah menemukan masjid milik DKI Jakarta. Masjid Istiqlal adalah milik nasional, bukan milik Pemprov DKI padahal lokasinya ada di ibukota. Hanya di bawah kepemimpinan Ahok, pendirian masjid milik DKI benar-benar terwujud.

Ide pembangunan masjid itu sendiri pernah disampaikan Ahok sejak tahun 2014 saat sedang blusukan di Jakarta Barat dan melihat masjid di sana sangat bagus. Ia merasa malu karena di lingkungannya, Balai Kota malah tidak ada masjid. Tujuannya juga mulia, yaitu agar para PNS-PNS senantiasa ingat Tuhan, sehingga bekerja dengan benar dan tidak KKN.

Kurang Islami? Mari admin kasih satu bukti lagi Meskipun Bukan Muslim Tapi Ahok Memiliki Hati Yang Islami.

Admin sendiri tidak tahu berapa banyak pastinya, yang jelas Ahok sudah meng-umrohkan ratusan marbot. Pemimpin yang dianggap kafir dan bukan muslim, malah bisa meng-umrohkan mereka yang muslim. Sebelum cuti kampanye saja Ahok memberangkatkan 50 marbot masjid. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2014 di mana pemprov memberangkatkan 30 orang marbot.

Pada tahun 2015 jumlah marbot yang berangkat umroh bertambah jadi 40 orang. Bahkan ia ingin setiap dua bulan bisa memberangkatkan100 orang marbot ke umroh. Sehingga setelah lima tahun, seluruh marbot masjid sekitar 3000 orang sudah berangkat seluruhnya. Kalau masih kurang Islami, ya sudahlah, apa boleh buat.

Lalu muncul satu pertanyaan yang agak menyindir, apakah pejabat-pejabat dan pemimpin dulu memiliki sifat dan sikap yang seperti Ahok ini? Pemimpin dulu yang benar-benar muslim masih kalah Islami dengan Ahok yang bukan muslim sekali pun.

Bagaimana menurut Anda? Silakan beri komentar mengenai ulasan Meskipun Bukan Muslim Tapi Ahok Memiliki Hati Yang Islami ini !!!

(Perbedaan pendapat adalah hal biasa. Jika tidak setuju, beri komentar sehat. Kalau ada salah info, mohon bantu ralat. Tunjukkan pada pembaca lain bahwa di EnterGoal, perbedaan pendapat ditindaklanjuti dengan debat yang positif, membangun dan edukatif, bukan saling hujat dan caci).

Sekian dulu pembahasan admin mengenai Meskipun Bukan Muslim Tapi Ahok Memiliki Hati Yang Islami ini. Semoga ulasan yang admin bagikan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan sobat semua. Sampai jumpa lagi pada pembahasan artikel lainnya dan salam hangat dari admin.

Sumber: Judi Online QQ2889 | Situs Judi Online QQ2889 | Poker Online QQ2889 | Judi Bola QQ2889